WegiRandol

Totally About My Self!

Halo semua, perkenalkan saya Wegi Randol, nama baptis (Katolik) Hubertus, jadi lengkapnya Hubertus Wegi Randol, dan biasanya gue dipanggil 'Wegi', 'Gi', ataupun kadang-kadang ada yang manggil "Weg" , tapi gapapa deh, apapun panggilannya gue oke-oke aja  asalkan enak didengar aja wkwk..

Sekilas tentang diri gue, gue lahir di Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di Bangka, daerah Toboali, Agama Katolik, Ibu asli bangka belitung keturunan tionghua dan ayah asli dari medan, dan if you know what i mean, Bangka is a beautifull Island with Belitung Island, and buat kamu-kamu yang belum pernah kesana, wajib mengunjungi pulau wisata yang satu ini.

Bangka terkenal dengan pantainya yang bagus dan bersih, pemandangan yang alami tanpa ada campur tangan manusia dan banyak yang belum terjamah, air dan terumbu karangnya is so beautifull, dan ya kok jadi cerita pantai ya? haha.. Oke, lanjut, gue kelahiran tahun 1992, bulan Agustus tanggal 21.

Bintang/ Zodiak gue Leo, Golongan Darah  AB, Shio kambing, makanan favorit Kwetiaw Goreng, Minuman Favorit gue itu Lemon tea, atau sejenisnya yang berunsur ada lemon atau teh. Karena khasiat minum teh itu menurut sumber yang gue baca itu bisa bikin awet muda.

Sifat ya mungkin gw orangnya berbau leadership dan mungkin terlalu ambisius dimana kalo udah punya target, gue harus mendapatkan target itu. Karena jujur gue anak pertama dan satu-satunya mungkin sifat egois gue tinggi, tapi dengan itu gue juga tetep bisa mengontrol diri walaupun terkadang kalo ada masalah gue sering drop, sehingga untuk sekarang gue menulis blog ini gue akan tetap belajar tegar, berani, berkomitmen sesuai ajaran ibunda bahwa seorang anak laki-laki harus punya jiwa pemimpin dan komitmen yang tinggi serta jujur.

Gue dibesarkan dari kecil oleh Kakek dan Nenek gue, dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang (iyalah kalo engga mana bisa jadi gede kayak sekarang) hehe.. sehingga yang namanya kasih sayang ibu itu ga pernah gue rasain dari umur gue 1 tahun sampai sekarang ini dari lahir, TK sampai SMA. Tetapi dibalik semua itu ibu gue yang berperan penting mulai dari pendanaan dari kecil hingga sekarang.

TK gue di TK Katolik Karya Toboali, SD juga sama di SD Katolik Karya Toboali, SMP gue puji Tuhan masuk negeri di SMP Negeri 1 Toboali dan SMA masuk swasta di SMA YPK Toboali Bangka, YPK itu Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan dan semuanya terakreditasi A, prestasi demi prestasi puji Tuhan gue dapet dari SD-SMA, yang jelas masuk dalam 10 besar dan puncaknya di SMA gue ambil jurusan IPA / Ilmu Pengetahuan Alam dan kelas 1 dapat peringkat 3, kelas 2 dapat peringkat 5 dan kelas 3 masuk ke peringkat 2. Ya Terus berjuang dan berjuang karena gue pikir kalo suatu saat gue udah sukses nanti, banyak tempat yang mau gue kunjungi.

Cita-cita gue mau jadi seorang bisnismen dan bisa membantu banyak orang yang membutuhkan. Apapun itu dan gue ingin menjadi orang sukses untuk membahagiakan keluarga khususnya nyokap gue.

Hobi gue basket, nonton, gaming, badminton dan bisnis jual beli. jalan-jalan sesuai kondisi keuangan, kalo lagi ada duit lebih jalan agak jauh apakah itu keluar kota, pulau ataupun tempat wisata tertentu yang terkenal didaerah ataupun nanti saat gue keluar daerah. Nah, gue suka bisnis karena nurut gue dengan bisnis kita bisa meraih keuntungan sebanyak-banyaknya dan dasar akuntansi ada disitu, mulai dari keuntungan sampai kerugian kita bisa belajar banyak.

Impian gue diantaranya mau jalan-jalan ke luar negeri, pertama mungkin seputaran asia, misalnya singapore, malaysia, thailand dan Jepang dan Eropa khususnya Roma, Jerusalem, Paris, Inggris, Amerika dan Australia harus bisa gue wujudkan selama gue hidup.

Sedangkan tempat yang wajib gue kunjungi di negeri sendiri adalah Kepulauan Sulawesi, Aceh, Kepulauan Raja Ampat, Bali, Lombok dan tempat-tempat wisata alam yang masih natural dan belum ramai terjamah tangan manusia pastinya.

Gue termasuk anak "broken home" atau antara ibu dan ayah sudah pisah, tetapi gue tetep berjuang untuk menyenangkan dan membanggakan ibu gue, mau sekolah dan kuliah yang baik dan ga mau neko-neko walaupun terkadang temen-temen gue banyak yang agak melenceng jalannya tetapi gue tetep mau menjadi seorang wegi yang baik, bisa berbuat baik untuk banyak orang, walaupun tidak sedikit nanti akan ada yang pro ataupun kontra. Karena hidup tanpa pro dan kontra itu ga baik walaupun sebenernya dari hati diri gue sendiri gue ga mau ada kontra karena itu bertentangan dengan agama. Terkadang gue iri sama anggota keluarga yang lengkap ataupun temen-temen gue yang punya ibu dan ayah lengkap, tetapi inilah hidup, Tuhan punya jalan masing-masing buat kita ya kan?

Sedikit cerita tentang keluarga, ibu gue seorang yang mandiri, jarang ngomong juga sama anaknya tetapi selalu ada waktu buat dengar cerita ataupun curhatan anaknya, maklum cuma seorang diri dan ga mau nikah lagi, ibu sih single parent dengan lulusan akuntan diploma 3 swasta dikota Bandung dan sekarang tinggal diBangka serta puji Tuhan ibu beserta kakek dan nenek udah ngebiayaain gue dari kecil sampai besar hingga saat ini, dan ayah sudah pisah dari ibu semenjak umur 1 tahun karena suatu hal yang gue ga tau kenapa.

Sempet denger kabar kalo ayah gue polisi di resort kepulauan Bangka Belitung dan pangkat terakhir brigadir, so, sejauh ini gue seneng karena setidaknya ada kabar dari bokap walaupun dari pihak keluarga seakan akan ditutupi.

Untuk sekilas tentang percintaan ya, sejauh ini gue udah pernah pacaran sih tapi semua gagal karena terkendala suku, agama ataupun ras (bukan karna selingkuh dll lho ya), tapi ya memang mungkin Tuhan belum izinkan,

Kriteria perempuan sih ga muluk-muluk ya, yang penting seiman, baik, ya kalo muka sih relatif ya, karena setiap penilaian dan pandangan orang terhadap kata "cantik" itu berbeda beda, terlihat bisa jadi sosok ibu yang baik nantinya karena akan mengasuh, merawat dan bersama hingga akhir hayat.

Mungkin dari sisi finansial keluarga gue bukan termasuk keluarga yang tajir, tetapi gue juga ga mau ngerepotin ibu gue terus-terusan, sambil terus membumbung impian untuk menjadi seorang  yang sukses dan (kalo bisa) mendapat jodoh orang diluar pulau (setidaknya) yang bisa menemani dan mendampingi gue sampai tua.

Tuhan itu baik kok, jodoh itu mungkin udah ditentukan Tuhan cuma masalah dapet atau belumnya ya itu pasti izin dari Tuhan juga.

Nah, sekarang gue kerja sambil kuliah di Universitas Gunadarma Depok, Jawa Barat. So far universitas ini bagus, terakreditasi A dihampir semua mata kuliah di fakultas berbeda, dan gue kuliah mulai tahun 2010 dan selesai tahun 2013 (Puji Tuhan tepat waktu 3 tahun). Pertamanya sih ngambil D3 Manajemen Informatika , S1 Sistem Informasi dan sekarang melanjutkan ke S2 Sistem Informasi sub jurusan Konsentrasi Bisnis Mohon doa agar semua berjalan lancar dan semoga doa yang baik akan kembali ke kalian semua juga lebih baik lagi.

Ya sekian perkenalan diri gue, lebih kurangnya gue mohon maaf dan salam kenal buat semuanya ya... ^_^

Success With Hardwork, Pray and Grateful Everytime!
Wegi Randol

My Work Experience on Jakarta! (Part 2)

Halo semuanya, selamat datang kembali di blog saya yang lagi-lagi setelah lama tidak menulis, menulis lagi disini..

Disini ane mau share seputar pengalaman kerja di Jakarta bagian kedua, setelah sebelumnya kalian bisa membaca blog ane seputar pengalaman kerja bagian pertama di jakarta pada link ini.

Sudah berjalan dari tanggal 15 Maret 2015 hingga sekarang saat saya menulis tulisan ini adalah tahun 2020, mengalami banyak hal, suka dan duka kerja di Jakarta. Tapi saya lanjutkan terlebih dahulu sekilas tentang pekerjaan saya ini.

Saya bekerja di organisasi khusus Ibu Negara dan pendamping para menteri bernama OASE Kabinet Kerja (periode tahun 2015-2019) dan OASE Kabinet Indonesia Maju periode tahun 2019-2024 pada bagian divisi Kesekretariatan. Disini saya sangat senang dan sekaligus bangga bertemu dengan ibu Negara Iriana Joko Widodo dan bisa melayani beliau sebagai seorang staf tentunya dengan teman-teman yang lain.

Saya smpat mengalami kecelakaan karena pekerjaan dinas ditanggal 12 Desember 2018 di Lampung dan hingga patah kaki kiri dan sekarang tulang saya masih di pen dan rencana akan dicabut pen nya selepas lebaran tahun 2020 itupun apabila tidak ada halangan. Banyak terima kasih saya kepada ibu Negara Iriana Joko Widodo dan ibu-ibu pendamping menteri lainnya yang sudah memperhatikan saya sejauh ini dan memberikan bantuan baik moral maupun materil  kepada saya untuk menghadapi cobaan ini yang tidak mudah dan memerlukan waktu lama.

Lanjut ke pekerjaan, bekerja di instansi pemerintahan khususnya di organisasi “ibu-ibu menteri” membuat saya belajar banyak hal, diantaranya kedisplinan, ketekunan dan rasa sosial yang tinggi terhadap sesama. Banyak ilmu yang bisa saya dapat saat kerja disini dan saya sangat-sangat senang sekali. Saya juga pertama tidak menyangka akan bekerja langsung dibawah RI3 dan RI4 dimana banyak orang yang juga pasti ingin sekali bekerja seperti ini, tetapi rasa syukur saya kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa yang membuat saya kuat bekerja disini dan siap untuk membantu ibu-ibu ini apabila memang diperlukan.

Teman-teman bekerja disini pun sangat baik dan “care” terhadap saya, tidak membeda-bedakan satu sama lain, baik suku, ras, adat istiadat maupun agama. Adapun nama-nama mereka adalah:
-Riri Nurhidayati (pengganti kepala sekretariat OASE Kabinet Indonesia Maju periode tahun 2019-2024)
-Kurniadi (wakil kepala sekretariat OASE Kabinet Indonesia Maju)
-Reni Diana Basri (staf keuangan)
-Ridwan Nulaziz (staf administrasi)
-Aprilia Anzasari Utami (staf administrasi)
-Lintang Bagas Kusuma (driver)
-Andri Yanto (staf konsumsi)
-Bayi Susento (staf konsumsi)
-Asrohan (BKD)
-Asep Irawan (BKD)
-Didik Supriyanto (BKD)
-Edi Kurniawan (BKD)

Sudah 5 tahun saya bekerja dengan status ibarat “karyawan honorer” tapi masih berharap dan berdoa agar bisa diangkat menjadi “pegawai tetap” karena umur semakin bertambah jadi saya agak takut juga kalo mau melamar anak orang (menikah) (walau memang itu bukan faktor utamanya) bisa-bisa saja tetapi mungkin dari sisi orang tua karena saya anak tunggal dan laki-laki satu-satunya jadi orang tua berharap saya bisa memiliki posisi yang lebih baik untuk pekerjaan. Tidak perlu tinggi tetapi ada kepastian. Sehingga segala cara prosedural saya ikuti seperti test tetapi mungkin Tuhan masih belum memberikan rejeki itu dan akan saya coba terus hingga semampunya saya bisa bertahan. Saya akan terus berusaha menggapai mimpi itu, rejeki pasti Tuhan berikan dimana saja dan kapan saja disaat kita pun tidak menyadarinya.

Bekerja disini adalah seperti kita membantu orang lain, kita bisa membantu memberikan orang lain hal-hal yang baik yang sekiranya bisa untuk memajukan Indonesia dan sumber daya manusianya yang lebih maju lagi. Jadi, sejauh ini rasa tidak percaya dan bersyukur sangat saya panjatkan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat karunia Dia lah saya bisa berada disini hingga sekarang melalui orang-orang baik disekitar saya juga.

Akan saya asah terus keterampilan, kemampuan dan batas diri saya untuk lebih baik lagi kedepannya.

Terima kasih.

 

 

My Work Experience on Jakarta! (Part 1)

Halo sahabat website, salam sejahtera, semoga sehat semuanya ya.. hehe..
Yup! kali ini gue mau menceritakan tentang pengalaman kerja gue yang benar benar bisa dibilang 'kerja' dari yang sebelumnya juga kerja sebagai asisten laboratorium dan gue cukup bangga akan hal itu. Kerja keras ga akan mengkhianati usaha, gue percaya itu.
Nah bermula dari menjadinya gue sebagai asisten laboratorium di Universitas Gunadarma, Depok, instansi pendidikan yang tercinta ini, dengan dukungan berbagai pihak, test demi test pun dilalui dengan inspektur atau moderator test waktu itu adalah  Mr. Guntur Saputra, its a wise and good man, thank you so much..
Kejadian awal mula mulai bekerja diluar instansi pendidikan adalah dimana sewaktu itu gue menjadi Tutor (bahasa umumnya 'guru' lah ngajar para mahasiswa-mahasiswi yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik, ciaelah) di salah satu lab komputer universitas Gunadarma, yaitu kampus F4 Gunadarma . Nah, disitu rupanya gue dichat dan telpon, dan kalian tau, siapa yang telpon? Yup! Dosen pembimbing Skripsi, waduh.. ada apa ini, memang sih skripsi gue belum ditanda-tangani beliau waktu itu hingga sekarang dan secepatnya akan diurus deh, posisi gue pun masih ngajar, gimana ya, dan akhirnya gue izin keluar dan angkat telponnya.
Nah, pas diangkat terjadilah pembicaraan sebagai berikut:
Wegi = G
Pak Dosen = PD
G: halo selamat siang (waktu itu siang) pak, ada apa ya?
PD: iya wegi, saya mau menawarkan kerja di bla bla bla... (tuiiit dirahasiakan, anggap saja perusahaan CDE)
G: wah, apa tuh pak job desknya dan syaratnya apa aja?
PD: intinya mau apa ga dulu? untuk job desknya jadi IT staff, fokus ke (tuiiit.. dirahasiakan)
G: mau sih pak, cuma ini masih jadi aslab juga gimana?
PD: bla bla bla bla bla... (tuiiit dirahasiakan, anggap saja sedang berbisik, wkwk)
G: hmmm, oke pak siap, kalo boleh tau itu rute jalannya gimana ya? (maklum masih bego Jakarta)
PD: ya nanti dikasih tau, untuk salarynya (tuiiiiit.... anggap saja nolnya ada enam) wkwk
G: oke pak, (padahal gue ga nanya salary) tapi udah siap sih mental dan keep studying (CV, personality) buat persiapan kali kali ditanya pas interview)
Gue ga habis pikir, ini dosen yaitu sebagai dosen skripsi gue memberikan sebuah link kerja yang sangat berharga kepada gue padahal sementara mahasiswa bimbingannya banyak, tapi mungkin karena sesuatu hal (yang tadinya sempat terpikir apa mungkin dari latar belakang job sementara atau materi skripsi yang setelah gue cek dilibrary.gunadarma baru gue yang buat tentang tema itu dari beratus-ribu alumni dan mahasiswa Universitas Gunadarma) sehingga mungkin gue dipertimbangkan oleh beliau, apabila diperkenankan banyak terimakasih yang gue sampaikan pada beliau atas jasanya kepada gue walau gue masih belum bisa membalasnya sekarang. Gue ga akan mengecewakan beliau karena pada dasarnya gue dididik nantinya untuk menjadi orang yang wajib sukses, berbakti bagi orang tua, negara dan nusa bangsa.
skip.. skip.. skip.. nah sampailah gue ke lokasi kerja menggunakan kereta api commuter line, ga nyangka, sumpah bener ga nyangka, its that place? wow! seakan-akan ga percaya akan CDE ini sehingga sampai mikir apa ini bakal disalurin ke perusahaan lain wkwk kayak outsourcing gitu, rupanya engga.. Skip.. skip..skip.. ketemulah gue dengan orang yang dijadwalkan untuk ketemu yaitu Ibu Daisy Indira, tetapi waktu masuk dijaga Satpam bernama Mas Andri Yonni yang standby dengan tubuhnya yang cukup besar dan tinggi dan yang ada waktu itu adanya Ibu Sri Rosmayati.  Hmm, pertama sambutan yang ramah, skip skip skip.. diajak masuk kedalam kantor dan dikenalkanlah ruangan per ruangan secara sekilas..
Masuklah ke kantor (tuiiiit sensor) wkwk.. nah didalam kantor wah cukup rame, ada beberapa orang disana ternyata, gue salaman satu-satu.. nah nama-namanya sebagai berikut:
-Pak Kurniadi = Wakil kepala (Tuiiit dirahasiakan wkwk) (Surat-Menyurat)
-Aprilia Anzasari Utami = Staff Administrasi (Database)
-Ibu Rofiqoh Nurul Badria = Staff Keuangan
Yah, pertama-tama disambut hangat, dikasih sama salah satu staff si April kue dan minuman, sumpah gue pertama masuk kantor dan itu kaku banget, tapi coba rileks. Sementara.... didepan gue... ada Ibu Kepala yaitu Ibu Sri, wkwk,, sekilas kenal sih seru, baik orangnya dan supel, tetapi dibalik keceriaannya beliau juga tegas, nah gue langsung serahin kitab-kitab perang seperti CV dan kawan-kawannya wkwk.. (doa doa persiapan ditanya) kebetulan gue juga kenalan dengan orang yang ada disitu bernama mas Andriyanto yang merupakan staff juga.
What!! ternyata, ga banyak ditanya lho sama ibu Sri wkwk..  dan langsung ditanya gini yang bikin kaget:
"Wegi mau kerja sekarang apa Senin, sekarang boleh, sekarang aja ya? ya? Senin juga gapapa sih, nanti sore pulang" wkwk..
Waduh (dalam hati gimana ya, ga enak juga soalnya dikira tadi interview wkwk, ya akhirnya ikuti mereka-mereka aja lah dulu) jadi ya pas pada balik ya balik.. Nah pas balik gue ngobrol-ngobrol kebetulan Pak Kurniadi yang akrab disapa pak Didi satu jurusan yaitu kereta arah Bogor, jadi ngobrol2 seputar pekerjaan dan hari pertama disuruh ngurus pameran. Wahaha.. kerja pertama udah didepok jadi mau ga mau semangatlah! kapan lagi bisa disini. Bangga sekaligus terharu.
Nah hari-hari berikutnya datanglah staff baru bernama: Reni Diana Basri sebagai Staff Keuangan Baru dan Ridwan Nulaziz sebagai Caraka (antar surat dan dokumen), kenalan dengan mereka semua dan orangnya baik-baik semua. Makasih buat Tuhan yang udah kenalkan mereka semua.. 🙂
Nah kalo pada tanya tanya lho tadi bukannya bendaharanya ibu Ria, nah karena hal yang tidak bisa disebutkan sehingga ibu Ria tidak bergabung lagi ditempat kerja ini.
Dengan job baru ini, sejauh ini masih aman terkendali, sudah cukup berperan dan saling membantu dengan multifungsi satu sama lain, dengan saling membantu semua pekerjaan menjadi cepat dan jangan lupa juga semakin banyak pekerjaan tanggung jawab juga semakin besar. Serta juga yang menjadi surprise adalah disini gue difasilitasi dengan gadget baru agar pekerjaan menjadi semakin menunjang! kereeen.. padahal baru masuk tapi cukup bangga! dan dipercayakan juga untuk membeli alat-alat kebutuhan IT dengan uang yang ada dan bagi gue kepercayaan dan kejujuran adalah nomor satu ga bisa ditawar-tawar lagi, alias harga mati! 🙂
Semoga kedepan juga tingkat kedisiplinan makin meningkat mengingat gue agak minim ditransportasi, jadi karena ga adanya alat transportasi yang menunjang ke arah kantor agar menghemat waktu menyebabkan terkadang harus sangat penuh mengandalkan bangun pagi dan kereta yang terkadang on time dan terkadang juga telat.
Pengalaman kerja dihari hari pertama ga akan dilupakan dan setiap pekerjaan gue buat list untuk menunjukkan progres kerja yang dibuat apabila diperlukan mungkin suatu saat nanti. Masuk kerja ditempat ini juga gue sangat berterima kasih kepada seseorang yaitu berinisial SAH yang udah membantu, menemani, support walaupun rada cuek dan mood'an orangnya, tapi orang ini yang udah buat 'some part of my life changed" ya diantaranya mulai membantu dalam koreksi penulisan Skripsi dikarenakan dosen skripsi gue orangnya sangat teliti dan bersekolah diluar Negeri sana tepatnya mendapatkan gelar dari Jerman dan itu suatu kebanggaan buat gue yang masih belum ada apa-apanya tetapi gue janji kedepan gue bakal seperti beliau dan lebih sukses, Amen! sehingga setiap pengerjaan dan detail tulisan harus diteliti dengan sebaik-baiknya. Orang ini juga yang membuat tambahan 'warna' dalam kehidupan gue walaupun orangnya masih belum mau beli 'kuas cat' warna itu dikarenakan mungkin orangnya masih banyak pertimbangan akan banyak hal. Ya percaya ajalah yang terbaik dari yang Tuhan kasih ke gue pasti ada dan jika itu yang terbaik pasti akan menjadi baik juga hasilnya.
Job baru ini berbeda dari job lainnya, layaknya pegawai kantoran sehingga dari sekarang sudah harus mulai meniti karir dari awal sehingga diharapkan gue nanti bisa membentuk sebuah fondasi dalam membangun hidup baru dengan masa depan yang cerah! Amen!
Nah, sekilas itu aja sih kisah pekerjaan yang sekarang makin hari makin cukup banyak ditunggu ya kelanjutannya, hehe.. makasih juga udah nyimak, btw panjang juga ya, ga sadar gue udah nulis sampe segini. Haha.. !
Success With Hardwork, Pray and Grateful Everytime!
Wegi Randol

My Holiday on Bangka, 14-23 July 2015!

Hi Guys! Wah, mudik sudah usai dan kembali lagi bekerja, so, gue mau cerita dikit buat sahabat blogger semuanya gimana sih serunya mudik ala Wegi dibangka ini, hehe..

Sebenernya sih ga ada yang spesial banget, soalnya mudik diBangka kali ini alias tahun ini ya ga mengunjungi tempat-tempat wisata tetapi lebih ke silaturahmi (asik) eh maksudnya lebih ke kumpul-kumpul bareng temen-temen sekolah dulu. Udah ada yang nikah, punya anak, anaknya udah gede dari bapaknya, (loh!) wkwk. Ada yang jadi guru, ada yang jaga toko, ada yang ga ada, (loh!) wkwk ya intinya bersama-sama banget lah cerita-cerita tentang apa aja yang kita lakuin selama ini.

Yup! hari pertama tiba di pulau Bangka tercinta yang kaya akan pemandangan dunia dan pantai yang cetar membahana dengan pesawat Sriwijaya Air, gue langsung ke tempat sahabat gue banget waktu SMA yaitu Lebernando! yes, the man of real man. Ya, kenapa bisa dibilang begitu? soalnya leber ini orangnya ga banyak tingkah, apa adanya, sekali ceplas ceplos langsung blak-blakan dan asik aja sih. Leber sama seperti gue yang masih ada keturunan tionghua, cuma leber lebih pure tionghua, kalo gue sih setengah-setengah kayak putra duyung. wkwk 😀 , tapi walaupun setengah skill bahasa tionghua didaerah gue bisa diadu lah sama penduduk yang asli tionghua :P.

Lho malah bicara kemana mana nih, haha.. ya lanjut ke liburannya, sebenernya sih waktu liburan ini adalah waktu dimana liburan pertama yang gue menggunakan uang pribadi gue sendiri tanpa bantuan dari pihak manapun, baik orang tua dan sanak famili. Karena gue udah janji, kalo udah kerja gue bakal buat planning untuk membagi mana waktu liburan, mana waktu kerja, dan uang yang digunakan untuk memfasilitasi itu semua gue atur sebaik mungkin.

Tujuan ke Bangka kali ini adalah:
1. Mau buat rekening bank baru (mengingat diJakarta susah banget buat rekening kalo bukan KTP asli, harus ada surat ini itulah, mungkin nanti surat tilang pun ada. wkwk ) tujuannya apa? untuk siap-siap aja kalo satu hilang, ada satu lagi. haha,,
2. Reuni temu kangen emak dan temen-temen sekolah dahulu, sekalian adu ganteng sama cantik.. wkwk (engga lah masa sampe segitunya) sekalian juga namu-namu pas lebaran nanti.
3. Buat e-KTP! nah ini dia, Bangka sih terkenal dengan pantainya yang bagus, tetapi untuk birokrasinya masih kurang nih, masa yang lain pada dapet itu KTP elektronik sementara kampung gue banyak yang belum, kan ini tidak adil. haha..
4. Gemukin badan! (nah ini dia, karena ayah (bapak/papa/sejenisnya) kurus tinggi, tetapi mama (ibu atau sejenisnya) proposional, maka anaknya (gue) ngikut bapak, jadi agak kurus tinggi, tetapi disini pasokan demi pasokan gue dapet soalnya kebetulan ada emak juga disini, jadi makan udah porsi kuli, kapan lagi ya ga makan porsi kuli, kalo dikosan diJakarta makan dibatasi banget liat budget dan keadaan sekitar. Wkwk
5. Refreshing Mind! nah ini yang penting, melepas penat, lelah dan pikiran sementara dari Ibukota Jakarta tercinta tempat mencari nafkah untuk membangun masa depan yang indah aman sentosa diluar sana, jadi setidaknya nih otak kaga meledak-meledak banget. haha..

Ya, ternyata cerita punya cerita pas gue disini, gue dapet hadiah dari emak, mau tau apa? wkwk sahabat blogger kepo deh.. 😛 hadiahnya sih cuma berupa kado doa aja agar kedepannya semakin sukses, sekalipun ada masalah jangan larut dalam masalah, karena bener loh, doa orang tua khususnya Ibu yang melahirkan kita itu manjur, boleh percaya boleh engga, tapi ane ngalamin sendiri. Memang sih nasib tiap orang beda-beda tapi ga ada yang bisa bedain kalo setiap orang berusaha.
Kalo pepatah emak gue: "sukses engganya seseorang dilihat dari setelah dia mati, apakah kaya atau miskin" nah maksudnya kaya disini begini, bukan berarti orang kaya mati dia dikategorikan sukses, tetapi sukses disini adalah sebagaimana dia bisa berperan penting untuk keluarga, masyarakat dan sekitarnya (mungkin lingkungan, anak-anaknya dan orang lain).
Ya, liburan ini selama stay home alias dirumah doang juga gue banyak dapat wejangan dari emak, semisal kalo kerja jangan sampai bertengkar, sekalipun bertengkar ya usahakan minta maaf duluan, ga dimaafin ya udah, pulang.. (loh!) engga wkwk.. maksudnya ya setiap orang beda-beda sih ada yang mudah memaafkan, ada yang males memaafkan dikarenakan takut diulangi lagi dan sebagainya, tetapi menurut gue kalo udah pada dasarnya tulus minta maaf ya pasti dimaafkan sih, gue percaya aja bahwa setiap insan yang dewasa bisa menyikapi yang baik dan benar.
Wejangan juga dapet tentang pacar, kalo cari pacar atau pasangan itu jangan mainin, bla-bla-bla dikira boneka kali dimainin wkwk.. tapi enggalah, so far, prinsip setia tetap nomor 1, mungkin banyak yang bilang munafik tapi engga tuh, wkwk kalo yang iri mah banyak, sampai buat akun kloningan fb ini itu hanya untuk merusak citra baik, tetapi tetap dihadapi dengan bijak.
Selama libur, gue sibuk buat planning kedepannya ini itu, point demi point gue tulis untuk apa yang seharusnya gue lakukan kedepan, target harus punya dan sesegera mungkin mau "show to my mom how great i'm!"  ga mau ngecewain juga soalnya yang namanya kecewa pasti sakit.
Aduh, ini malah jadi curhat ga nyambung ya wkwk, ya gapapalah intinya masih ada diliburan kok, tentang kegiatan liburan, selama liburan ini dirumah nenek gue, ngeliat dan ngebantu rehab atau perbaiki rumah diantaranya mulai dipasang pagar didepan rumah, pagar dorong, ya lumayanlah buat jaga-jaga keamanan. Cuci dan Jemur lada ya lumayanlah lagi panen daripada ga ada kerjaan kan mumpung liburan, jalan-jalan kesana kemari ya begitulah hidup.. wkwk selama masih bisa melihat orang yang dicintai sih fine-fine aja menurut gue.
Nah, selesai liburan deh akhirnya, meskipun telat masuk kerjanya dikarenakan tiket habis! kalo ditanya kok gak mesen jauh-jauh hari, gue udah pesen dari 1 bulan yang lalu tetapi slot FULL! wkwk oh my God, ya sudahlah maklum Indonesia makin rame, atau mungkin harusnya pesan 1 tahun yang lalu sebelum keberangkatan kali ya, hehe.. tetapi setidaknya ga telat-telat banget deh, rencana mungkin apabila tidak ada halangan Jum'at ini mau masuk kerja. Abisnya agak kurang dapat update info, soalnya selama di bangka ganti provider, jadi chat dan lain-lain pada sepi. Ckckck... maklum tempat nenek bukan dikotanya tapi di goanya, eh kampungnya maksudnya hehe..
Yaaa.. pas pulang ini lagi siapin oleh-oleh buat teman-teman dan orang-orang tercinta diluar sana, kembali lagi dengan menaiki pesawat Sriwijaya AIr. Ya semoga aja direspon dengan baik dan kalo ga baik yaudah buang ke laut wkwk..(becanda). So far, ya inilah jejak-jejak tulisan tangan dari seorang wegi randol yang unyu ini (Huek!) wkwk..  liburan telah usai tetapi semangat berjuang belum usaii!!!

Pengalaman Sakit Cacar Air!

Halo sahabat blogger, bertemu lagi dengan gue, dan kali ini gue mau cerita sedikit pengalaman gue selama gue sakit cacar air, dan sumpah ini sakit yang menyakitkan semua badan termasuk sampe kepala-kepala karena bentol-bentol airnya itu tuh dan korengnya yang bikin gatel, sakit ini gue alamin selama kurang lebih 1 minggu dan itu menderita banget deh pokoknya.. Oke gue cerita hari per hari ya..

Hari pertama, gue masih belum ngerasain gatel-gatel, tapi ditangan kanan gue tepatnya di mata tangan itu ada bentol kalo orang disini nyebutnya 'melenting' dan itu bening serta berisi air, gue masih belum 'ngeh' atau sadar ini apaan, pengen banget gue pecah tapi takut, soalnya sakit juga kalo diteken.. hehe... Kejadian ini berawal dari gue abis kerja dihari pertama, gue ga tau apakah sewaktu gue jadi asisten lab ada praktikan yang abis cacar, atau lagi kena cacar atau sesama asisten ada yang kena cacar, dan pas banget dengan kondisi badan gue yang cape dan drop sehingga mungkin jadi kena cacar. Disini juga gue udah ngerasain demam yang aneh,
Dimana hampir seharian demam dan disini gue harus siapin obat panadol / turun panas .. -_- dan karena penasaran gue kedokter, dan jreeng..! kata dokter gue positif cacar, selamat ya wegi --", hadeh,.. cacar kok diselamatin, soalnya kata dokternya cuma 1x seumur hidup asalkan hidup bersih dan sehat, siap dok! 🙂 tapi, kata dokternya siap-siap menderita aja selama kurang lebih 1 minggu kedepan maksimal 2 minggu dan kalo dah masa penyembuhan lagi kalo kuliah siap-siap jadi ninja alias pake masker dan penutup badan. Disitu dikasih obat juga dengan dosis 1 minggu dan ada obat yang akan memacu pertumbuhan bentolnya agar cepet keluar dari badan, karena kata dokter semakin banyak bentol yang keluar itu bisa cepet sembuh dan dikasih juga obat anti gatal serta antiseptik PK buat mandi. Jadi airnya berwarna biru-biru gitu begitu dikasih PK / serbuk mandi ini.
Hari kedua, disinilah pusat penderitaan gue dimana gue dikost atau dikamar gue cuma bisa jadi ayam petelor aja, ga boleh kemana-mana kena angin dll, dan menurut dokter juga ini masa-masa hari kedua dan ketiga nanti yang bentolnya akan muncul dan sumpah pas muncul bentol dihari ini badan gue sakit banget, dada, punggung, muka, seluruh badan deh dan termasuk senjata rahasia gue semuanya kena.. wkwk -_-" bentol-bentol yang tumbuh merah berisi air dan gateeel banget sumpah gatel.. waktu tumbuhnya pun sakit.. -_-" oh wegi, keep strong ya!
Hari ketiga, disini bentol semakin memerah dan semakin banyak disekujur tubuh, dan ini masih hari penderitaan gue dimana bedak itu sangat perlu dan obat anti gatal pun perlu untuk mengatasi masalah ini walaupun mengurangi tapi harus ditahan-tahan karena kalo ga ditahan sakit + gatel banget dah.. -_- disini atau hari ini ada temen gue yang dateng buat ngasih obat cacar salep yaitu Yossi Belgrado, thank you so much Yos..! 🙂
Hari keempat, bentol gue semakin menjadi besar tapi cacar gue ini bukan termasuk cacar tipe bentol besar, cuma seukuran biji kacang ijo aja, tapi banyak dan gatel, ini masih termasuk hari pertengahan penderitaan dimana hari ini, dan gue liat warna merah di badan ini khususnya dibentolnya jadi warna merah tua gitu, ga tau kenapa mungkin  karena obat antivirusnya yang gue makan sehari 5x dengan dosis setiap makan 2 tablet! bayangin, wkwk.. -_- dan obat gatelnya pun terus gue rutinin makan.. + bedak juga buat ngurangin gatelnya, gue dikasih salycl menthol biar agak adem-adem gitu.
Hari kelima, bentol gue masih berwarna merah kecoklatan dan diseluruh badan juga berwarna sama, tapi yang menderita kepala gue jadi sakit, karena nih cacar rupanya numbuh disekujur kulit rambut dan karena rambut gue lebat saat ini, sakit banget kalo disentuh dikit aja atau ditekan halus rambut juga sakit dan gue raba-raba itu bentolnya banyak banget, karena kata dokter, cacar ini tumbuhnya paling banyak diseluruh kelenjar keringat. Jadi, maklumin aja lah, namanya juga sakit.. wkwk -_-

Nah, dihari kelima ini ada temen-temen gue yang jenguk gue, dan rata-rata temen yang lain pada takut jenguk karena ada beberapa yang belum kena cacar, tapi gapapa, kehadiran temen-temen yang ini juga mewakilkan semuanya, ada si Tri Prasetio, Liesta Dwi Feranita dan Fitria Nur Anggraeni, thank you so much atas jengukannya dan 'gift'nya, maaf ga bisa bales, tetapi gue cuma bisa doa aja semoga kalian 'get the best' ya, dan gue ga akan ngelupain moment-moment ini for every side on my life.. 🙂

Hari keenam, bentol gue mulai agak menghitam dan kering, frekuensi demam dan gatal-gatal pun berkurang walaupun masih ada sedikit, dan gue tetap fokus minum obatnya biar cepet sembuh, gue ga mau ketinggalan banyak mata kuliah / pelajaran apalagi kerja, pokoknya setelah sembuh ini gue berharap gue akan menjadi pribadi yang kuat fisik, mental dan semakin rajin serta berbuat positif untuk semua orang!
Hari ketujuh, seluruh badan termasuk muka bentolnya udah kering dan walaupun masih ada yang bentol berisi air gitu tapi warnanya udah coklat, dan seperti biasa semua obat tetap rutin diminum dan gue coba apabila kuat besok di hari berikutnya gue akan kuliah, tetapi dokter nyaranin ya itu tadi, jadi ninja sementara dulu sampe semua bentolnya ilang dan copot / lepas dengan sendirinya. Berapa lama? kata dokternya sih makan waktu sampai 1-2 bulan. Oh men! its too long for me, jadi ninja sampai 1-2 bulan, ya demi sembuh dan demi kembalinya face gue, gapapa deh.. anggap ini teguran Tuhan mungkin buat gue yang penuh dosa ini.
Dan ini juga pelajaran hidup buat gue, karena nyokap gue juga kaget kok gue bisa kena padahal dulu memang ga pernah kena dan sudah imunisasi lengkap, makanya gue juga heran, dan kata dokter ga menutup kemungkinan juga kalo orang yang udah diimunisasi lengkap bisa kena apabila daya tahan tubuhnya lemah. Dan bisa jadi cacar itu muncul lagi dan berevolusi menjadi cacar api dan cacar ular. Waduh serem, apakah sesakit cacar air? dan jawaban dokternya, iya.. cuma lebih cepat sembuh.. Oh, syukur deh.. haha.. tapi tetep aja sahabat blogger, yang namanya cacar itu ga enak, eh yang namanya sakit itu ga enak, karena itu selama hidup, jaga kebersihan dan kesehatan ya,.. disaat kuman-kuman sekarang makin kuat dan virus-virus sudah berevolusi kita juga harus bisa menghadapi mereka dan semoga sahabat blogger ga sakit seperti gue ya.. hehe
Tetap semangat dan sekian cerita dari gue, temen-temen blogger bisa baca cerita lainnya dibagian daftar posting blog ini per episodenya, sekedar sharing, karena gue anak tunggal dan bingung mau cerita kemana lagi karena cukup sekali gue dapat pelajaran hidup bahwa 'too many talk is too many problem' dan itu ga akan gue lakukan lagi, karena juga disisi lain ibu yang tempat gue cerita sibuk akan kerjaannya sebagai wanita karir. But, this life, people need sharing for everything about important news. 🙂
Thank you so much for reading and see you next post ya! ^_^

Pengalaman Menjadi Asisten Laboratorium LepKom Gunadarma 2014

Halo sahabat blogger, sekian lama ga cerita, hari ini gue mau cerita pengalaman gue dari awal hingga akhir dalam mencapai sebuah pekerjaan sampingan dan salah satu idaman gue di universitas yang gue jalanin sekarang, yup, just a story, lets read it..

Ya, ini dia LepKom (Lembaga Komputerisasi) yang menangani bidang Kursus dan Workshop Universitas Gunadarma dan sebagai salah satu syarat sidang juga dari para mahasiswa/i yang ingin lulus, Lepkom yang gue test disini adalah yaitu Lepkom divisi Fundamental dan ditahun ini, 2014 puji Tuhan gue terpilih jadi salah satu Asisten Lepkom Gunadarma dari sekian banyak peserta disaring menjadi cuma 40 peserta saja dan itu sebuah kebanggaan buat gue karena melalui jalur ini dan diterima dipekerjaan ini membuka mata gue untuk masa depan bagaimana susahnya bersaing didunia kerja nanti mengingat untuk merebut kursi asisten saja cukup sulit.

Testnya gue lalui selama kurang lebih 1 minggu dengan dibawah pimpinan Kak Guntur Sahputra, gue ikut test dari hari pertama hingga terakhir, dimana skemanya adalah, hari pertama dan kedua test teori, hari ketiga dan keempat test praktek program, hari ke 5 presentasi dan last hari ke-6 interview, Dan tahapan demi tahapan gue lalui sampai hari terakhir, mulai dari pagi jam 8 sampai sore jam 5. Dan sumpaah.. itu cape banget.. mengingat pesertanya juga banyak, jadi harus semangat bersaing. Gue anak rantau, gue harus bisa lebih baik dikandang orang! 🙂

Oke, pengalaman lucu dan agak ngeselin, ternyata setelah test pengumumannya menurut kakak lab nya diumumkan 1 minggu dari tanggal selesai test, dan 1 minggu berlalu pengumuman pun tak kunjung tiba, dan akhirnya karena gue pikir gue ga diterima, jadi gue udah beli tiket pesawat untuk pulang kampung ke Bangka di H+1 setelah 7 hari yang katanya pengumuman itu, dan ibarat petir dipagi hari, gue ditelpon tengah malem, jam 1 coba.. -_-  posisi gue antara nyawa mau tidur dan engga, wkwk..  dan gue dibilang bahwa intinya 'selamat anda lolos' dan permohonan maaf karena telat pengumumannya dikarenakan ada rapat internal khusus dulu dengan kepala pimpinan yaitu Ibu Karmila.
Dan mau ga mau gue batalin tuh tiket pesawat subuh-subuh itu gue telpon armadanya dan cuma bisa dibalikin 60%, ya gapapalah, i think i choose the better option. 🙂 , tapi sumpah gue seneng banget, loncat-loncat, teriak kegirangan kayak orang gila, trus ampe ditanyain tetangga dikira ada apaan, wkwk.. \^^/ horee.... !

Paginya, gue diucapin selamat sama nyokap gue, thank you so much Mom buat doa dan semangatnya, juga diucapin selamat sama temen-temen gue yang udah support gue to choose this option than other, dan beberapa dari kerabat, 'welcome to the jungle, wegi!' and i hope this my new start to lend my future and improve my knowledge.

Setelah itu gue briefing dan dihari pertama gue briefing dimana diajarin cara-cara bagaimana nanti menghadapi praktikan yang sifatnya beraneka ragam, latihan coding program, dan modul-modul materi yang akan diajarkan nanti secara terkomputerisasi.
Enaknya juga disini berbeda dengan laboratorium lain yaitu cara berpakaian kita udah seperti kayak orang kerja + buat yang cowo diwajibkan pakai dasi dan nametag, keren banget! ^^ 'i get the free snack and three variation of drink' + free faster wi-fi dan bisa jajan dikantin dosen yang uniknya ga bayar sama sekali. kenyang perut, kenyang download + internetan dan tetap semangat ngajar karena itu motivasi dan memang salah satu cita-cita gue untuk mengajar disini, kalo bisa sih kedepannya bisa jadi pengajar tetap atau naik pangkat dan bisa dikuliahin oleh Gunadarma apabila nanti nilai dan attitude gue semakin baik kedepannya. Segala sesuatu pasti bisa terjadi dong sesuai kehendakNya, Amin.. 🙂

Skip, dihari pertama gue menjadi asisten jaga Lepkom dikampus Gunadarma baru F4 dan gue dapet jadwal dari pagi jam 10:00 sampai malam hingga jam 21:30 waduh, jadwalnya padet mas broh.. , gue sementara menangani tingkat 1 dan 2, dan gue seneng banget disitu, bisa ngerasain 'like a boss' deh! ditanya ini itu, misalnya: 'kak, ini gimana ya?' , 'kak, kok ga bisa jalan ya?' haha.. disini gue seneng tapi ga lupa bersyukur buat Tuhan, buat Jesus buat semuanya yang udah support gue hingga gue bisa berada ditempat ini.

Setelah kerja ini, gue langsung jatuh sakit, kenapa? mungkin karena gue kecapean kali ya menangani 4 shift langsung dari pagi sampai malam, capenya berasa sih, dan akhirnya oleh pimpinannya jadwal gue dibagi lagi menjadi 2 hari dengan jam ajar yang dibagi juga sehingga ga terlalu stress dan lelah, gue kena cacar air dan mau ga mau harus hibernasi dulu alias istirahat selama kurang lebih 1 minggu, mungkin antibodi gue menurun dan penyakit pun datang...

Selama gue diLepKom gue tetap akan belajar dan terus belajar, mengembangkan ilmu setinggi-tingginya dengan ga akan tetap berusaha membuat bangga orang-orang yang udah support gue dibelakang sana dan yang udah terima gue diinstansi ini. ^^
Gue juga ingin berkontribusi penuh di laboratorium komputer ini karena memang itu berhubungan dengan jurusan yang gue ambil yaitu Sistem Informasi dan tetap kerja dengan penuh semangat walaupun gue dapat jadwal full tapi semoga ga akan mengendorkan niat gue untuk ngajar!
So far, i want to say big thank you and my appreciate to @Ibu Karmila @Guntur Sahputra @Benny @Faisal and to everyone who choose me and supporting me join this lab. I'm very proud and enjoy of it!
Thank You! ^^
Success With Hardwork, Pray and Grateful Everytime!
Wegi Randol

My Story on My New Class (4KA41)

Hi Guys, ketemu lagi dengan gue wegi, ya diposting kali ini gue mau cerita tentang keadaan kelas dan kisah gue selama dikelas 4KA41 di D3 ekstensi S1, yang merupakan kelas lanjutan untuk meraih gelar Strata 1 di Universitas Gunadarma.

Dihari pertama masuk kuliah, gue kaget ternyata orangnya banyak juga ada 61 orang! dan gue tadinya sempet mikir, kalo misalnya paling nanti deket-deket 3 bulan bakal kurang anggota kelasnya karena biasa skema kuliah seperti itu, hehe, eh ternyata tetap aktif 61 orang itu. Rajin rajin ya, mungkin maklumlah namanya kelas D3 lanjut S1. Dan gue kebetulan dipilih lagi jadi ketua kelas atas persetujuan temen-temen kelas juga. Dan ya hari hari gue lalui seperti biasa.

ikelas gue, rata-rata 90% dihuni oleh penghuni cowo dan 10% cewenya, hmm so far, cwenya sih biasa-biasa aja tapi heboh, jadi terkadang senyam senyum sendiri gue, ya sejauh ini wakil ketua kelas gue dipegang oleh cewe, namanya Amalia Fizlah, sekilas orangnya rajin juga, pendiem dan baik, walaupun cewe tetapi kalo gue terawang terlihat ada jiwa kepemimpinan juga dan gue harap untuk kedepannya gue dan dia bisa mengontrol kelas dengan baik juga. Amin, Gue sempet salah manggil itu karena belum kenal jadi panggilannya "Mala" wkwk.. tapi orangnya juga maklumin, ya wajar baru pertama masuk kan..  Dan juga gue bagiin struktur organisasi kelas seperti Abdurrahman sebagai Sekretaris 1 karena sifatnya yang bisa memberi saran, kritik dan masukan ke gue, Sulystyaningtyas sebagai Bendahara yang gue nilai orangnya lucu, baik dan teliti walaupun kadang bawel, dan Lukman Novantyas sebagai Sekretaris 2 yang gue liat tampak dewasa.
Perjalanan semester ini hingga 6 bulan, sehingga tugas demi tugas bermunculan, kebanyakan sih tugas kelompok dan tugas, nah gue selalu berkelompok dengan geng gue dulu yaitu Galih, Willson, Reza, Dhanu. Sejauh ini, perjalanan tugas kelompok gue sama mereka baik-baik aja dan selalu solid. I love this team!!
Gue juga mulai kenal dengan temen atau geng baru yang namanya Yossi Belgrado, Kazovan Sahdam Jaya, kalo untuk Yossi sih orangnya baik, calm, dan gue baru tau kalo dia itu jago fitness, badannya kan jadi,  wah keren, dan tiba-tiba dia ngajakin gue fitness, dan itu sumpah baru pertama kali gue olahraga lagi setelah selama terakhir SMA kelas 3 gue olahraga basket, dan diajak ke tempat yang namanya fitness, jujur di kampung gue (Bangka) ga ada tempat begituan, dan gue awam banget, si Kazovan yang anak Brimob ini juga orangnya lucu, sangar, tapi asik aja kalo diajak ngobrol.
Singkat cerita gue diajakin fitness, badan gue waktu itu beratnya 65kg dan puji Tuhan setelah ikut fitness walaupun baru 2 bulan ini berat gue udah naik 70kg, dan gue seneng banget, pas pertama kali fitness itu rasanya nih badan remuk, gue sampai sempet demam 2 hari dan setelah istirahat minum obat mungkin karena badan gue dipaksa gitu langsung drop, dan puji Tuhan sembuh dan gue terus melanjutkan latihan.

Sambil fitness, kuliah juga gue ga lupa karena itu merupakan salah satu media gue untuk ke jenjang yang lebih tinggi, disamping itu gue juga ketua kelas, mulai dari naik turun tangga, angkat ohv sana sini, ngumpulin tugas, manage kelas, ngatur jadwal dosen, ketemu dan manggil dosen itu udah tugas kesehari-harian gue, dan  itu gue jalanin selama kurang lebih 6 bulan atau 1 semester.
Dan gue untuk pertama kalinya dalam seumur hidup gue diajak yang namanya karaoke (tapi disini juga gue ngajak temen-temen akrab gue yaitu Yossi dan Zovan) , sampe sempet nanya salah satu dari mereka, si Gebby gimana caranya karaoke, terus lagu-lagunya biasanya apaan biar gue ga kagok dan cengok waktu disana, dan malemnya gue coba latian nyanyi2 lagu lagu walaupun fales mungkin ya.. wkwk -_-".
Success With Hardwork, Pray and Grateful Everytime!
Wegi Randol

Pengalaman Kursus Stir Mobil RDC

Halo guys, ketemu lagi dengan gue Wegi, dan di posting kali ini, gue mau ngeshare tentang pengalaman gue kursus mobil sampai saat ini (tinggal tiga pertemuan) lagi. Sebenernya susah-susah gampang sih stir mobil ini, tapi tetap gue bangga karena dengan kursus stir mobil ini setidaknya kita udah bisa melihat kondisi jalanan sebenarnya dan apa aja sih yang harus diterapkan dalam berkendara dengan aman dan sesuai peraturan yang berlaku.

Kenapa gue harus bisa stir mobil atau berkendara mobil? Ya itu wajib karena gue cowo dan juga ini untuk masa depan gue nantinya dimana gue kerja nanti ataupun gue udah sukses untuk memenuhi kebutuhan optional gue nantinya dikeluarga ataupun ditempat lain.

Nah,setelah perjalanan kesana-kemari untuk mencari tempat kursus mobil, gue akhirnya menemukan tempat kursus mobil yang terakreditasi baik dan sudah terkenal dibidangnya dan hampir semua industri otomotif menjadi sponsor kursus mobil ini, yup! ini dia, RDC (Real Driving Center) yang berlokasi di Margonda Raya, Depok. Gue ambil paket BTP atau bisa disebut dengan Basic Training Package dengan 7 kali pertemuan masing-masing 2 jam dan + kelas teori 4 jam! (yaitu memang betul-betul dikhususkan untuk orang-orang yang belum pernah pegang kendali mobil/mobil atau berkendara menggunakan mobil termasuk gue) dan mobil yang gue ambil adalah bertransimisi Manual.

Nah, untuk biaya mungkin diantara banyak orang bisa dikategorikan lumayan mahal, tetapi itu ga berlaku karena sesuai dengan kualitas dan fasilitas yang ditawarkan. Di RDC ini gue dilayanin dengan ramah waktu pendaftaran, dan uniknya di RDC ada gift / hadiah yang dikasih secara cuma-cuma apakah itu diskon, dalam bentuk hadiah untuk agama masing-masing, misalnya yang Islam dapet sajadah, yang Kristen/Katolik dapet Alkitab atau puji Syukur dan semuanya itu baru gue temuin di tempat kursus ini.

Nah, langsung aja akhirnya tepat tanggal 20 agustus 2014 gue latihan kursus mengemudi PERDANA di RDC, wih nih jantung deg-deg'an tapi mau ga mau harus dijalanin, dan akhirnya tibalah gue ditempat kursus dan naik keatas ruangan untuk bertemu dengan instrukturnya.

Hari 1 (Pertemuan 1):

-Gue dapet instruktur Mas Darnu namanya, kelihatan wajahnya sih gue perkiraan 28 tahunan eh ternyata udah mau 40 dan udah punya anak 1! sekilas orangnya baik dan ramah. wow, akhirnya singkat cerita, hari pertama ini kita ga langsung dibawa ke jalan raya, tetapi jadi penumpang dulu, dan sampailah gue ketempat latihan yaitu di GDC / Grand Depok City, nah disitu gue bertukar posisi sama instrukturnya Mas Darnu, kagok- kagok deh gue, ga pernah ngendarain mobil begitu pegang stir langsung tegang ditempat. Diajarin cara pegang stir yang baik, tata cara mengemudi, menghafalkan perseneling / gigi, kopling, rem dan gas pandangan jauh dekat, pengenalan button, fasilitas dalam mobil dan sebagainya, stop and go, setelah selesai dan dicoba menghafal dan hasilnya lumayan hafal, akhirnya gue disuruh jalanin tuh mobil, waah, jalan...! gue seneng, injek gasnya ternyata harus pake perasaan sama remnya, kalo kopling juga harus pinter maininnya karena kalo salah bisa ngejut atau mati mesin. Dan selama 2 jam latihan gue masih kacau banget mengemudinya dan untungnya mas Darnu ngajarinnya dengan sabar dan berulang-ulang. hehe.. Maklumlah gue baru pertama jadi nerveous + kagok jadi satu. Uniknya dikursus RDC ini setiap akhir pertemuan ada nilainya lho.. ^^

Hari 2 (Pertemuan 2):

-Dipertemuan kedua ini gue dibawa lagi ke GDC dan masih jadi penumpang dari tempat kursus, untuk melatih feel pandangan kiri dan kanan waktu berkendara dan pemantapan berkendara mulai dari pemindahan perseneling, kopling, rem dan gas harus tepat. Gue diajarin bagaimana cara puter balik dan itupun masih kacau, dan juga diajarin gimana caranya menyalakan lampu dim, mengatur gas dan rem serta melatih kepercayaan diri sewaktu membawa kendaraan. Dan masih dengan instruktur yang sama yaitu mas Darnu dengan kesabarannya sehingga sedikit demi sedikit gue mulai ngerti walaupun secara keseluruhan masih awam banget naik mobil. hehe..

Hari 3 (Pertemuan 3):

-Dipertemuan ketiga ini, masih menjadi penumpang dan masih di GDC, gue diajarin sama instruktur yang berbeda yaitu mas Rangga, dan mas Rangga ngajarin tentang pemantapan dari materi-materi yang gue udah dapet sama instruktur sebelumnya yaitu mas Darnu dan mulai dibawa ke Jalan yang mulai agak rame setelah GDC, itu perasaan gue seperti bingung + kagok campur jadi satu karena baru kali itu nyupir tapi kondisi jalanan lumayan sempit dan padat. Jadi semua materi yang didapat dipraktekkan dengan semaksimal mungkin walaupun mungkin hasilnya masih belum maksimal.

Hari 4 (Pertemuan 4):

-Dipertemuan ke-4 ini mulailah gue yang bawa mobilnya dari tempat kursus ke GDC dan terus melaju ke jalan setelah GDC dimana situasi yang rame, jalanan yang sempit, banyak mobil, motor, dan orang lalu lalang kesana kemari dan sumpah itu rasanya seperti pasar, begitu ramenya tetapi ga serame jalan raya sih, dimana disitu angkot juga asal-asalan, jadi disini gue harus bisa fokus, tenang dan tetap pada jalur gue berkendara. Karena naik mobil gue diajarkan harus sesuai jalur dan lintasan yang berlaku dan ditentukan. Dan untuk pertemuan kali ini gue bertemu lagi dengan mas Darnu, orangnya sih sepintas lucu juga lama-lama jadi akrab, dan Mas Darnu ini baik, jadi guega bosen kalo diajarin sama mas Darnu. Gue sampai dikompleks perumahan untuk latihan muter kiri, kanan, kiri, kanan dan mundur. Sejauh ini sih kata Mas Darnu gue udah lumayan lancar tinggal 3 pertemuan lagi untuk pemantapan berkendara lagi sama katanya mau diajarin parkir pararel, mundur pararel, zig zag dan woahh!! gue siap dan akan terus berjuang agar gue bisa berkendara dengan baik nantinya!

Hari 5 (Pertemuan 5):

-Dipertemuan ke-5 ini gue udah bawa mobil dari tempat kursus RDC di Margo City trus ke arah GDC tapi engga ke GDCnya dan langsung melaju ke arah Bojonggede dan hingga 1 jam tibalah ke Cibinong, selama perjalanan jalan raya itu rame banget, mulai dari angkot ngetem di stasiun, lalu lalang kendaraan dari simpang jalan dan orang-orang yang nyebrang serta kondisi jalanan yang makin sempit membuat gue harus fokus dan tenang dalam berkendara. So far, menurut instruktur gue kali ini yaitu mas Rangga, gue udah aman bawa mobilnya tinggal pemantapan lagi dibagian perpindahan perseneling antara kopling, gas sama rem dan dikasih tips2 khusus berkendara serta jangan panik kalo ditanjakan. Dan masih sisa 2 pertemuan lagi dan gue harus bisa!!

Hari 6 (Pertemuan 6):
-Nah, tibalah ke pertemuan ke-6 tanggal 07 Oktober 2014 , dimana gue sekarang udah yang megang stir mulai dari tempat kursus, arah GDC dan gue seneng dipertemuan ini karena ketemu lagi sama mas Darnu, dan so far menurut penilaian beliau gue bawanya udah cukup bagus, tinggal rem tangan sama tanjakan yang gue masih agak plin-plan. Hari ini diarena latihan setelah GD gue diajarin parkir pararel, zig zag membentuk angka 8 dengan mobil dalam keadaan maju ataupun mundur, dan wah itu harus konsen banget dan fokus tapi tetap tenang. Nah, setelah selesai belajar itu dan dinilai bisa, gue langsung bawa mobil lagi dari area latihan ke Dmall untuk parkir disana dan sejauh ini gue bawa mobilnya dari perjalanan lumayan tenang dan rileks. Ya, mungkin karena efek pertemuan ke-6 kali ya, hehe... Dan sesampainya di Dmall gue disuruh parkir, cari lahan kosong, sebenernya mau gue rekam gue naik mobilnya eh baterai hapenya low bat -_-" haha.. Ya udah gapapa, semoga dipertemuan terakhir bisa diabadikan. Dan sejauh ini Mas Darnu ngajarnya baik banget meskipun gue yang kadang-kadang bengel alias lola.. haha tapi tetep fokus kok dalam belajar ^^.. Dan dipertemuan berikutnya (minggu depan) gue harus bisa untuk pemantapan berkendara secara maksimal. Amin!

Hari 7 (Pertemuan 7):

Yap, inilah hari terakhir gue latihan mengendara dan gue sudah full bawa mobil untuk ujian dan test drive, gue dibimbing dua instruktur sekaligus! yaitu Mas Darnu dan Mas Rangga, dan gue sempet kagok pas pertama tapi terakhirnya puji Tuhan lancar yaitu dimana gue latihan parkir lagi, zig zag, mundur, rem tangan di tanjakan dan turunan. dan gue seneng banget, karena dihari ini ujian driving gue lancar dan perpisahan gue foto-foto sama mereka trus akhirnya balik, diperjalanan balik gue juga yang bawa kemudinya sampai tempat kursusnya dan masih ada pertemuan kelas lagi yaitu 4 jam pertemuan ditanggal 5 November nanti. So far, gue seneng kursus disini dan sekian pengalaman dari mengemudi gue di RDC untuk kali ini ya... ! ^_^

Oh ya, saran gue buat temen-temen yang mau ambil kursus mobil harus pilih-pilih dan hati-hati ya, banyak yang jam prakteknya banyak tapi cuma 1 jam karena nurut gue 1 jam itu ga buat kita mahir karena itu cuma sebentar dan temen-temen pasti ga bakal kerasa kalo waktunya udah habis nanti. Dan juga pilih yang berkualitas dan sudah terkenal dan memiliki instruktur yang berpengalaman biar temen-temen nanti belajar mengemudi betul-betul temen-temen yang mengemudi bukan dibantuin sama instrukturnya. Instruktur dari kursus mobil yang baik akan membantu temen-temen dalam keadaan darurat apabila temen-temen nanti berkendara, jadi sepenuhnya temen-temen yang atur kendali dengan terlebih dahulu diajarkan sama instrukturnya.

Nah, karena udah selesai kursusnya, sampai disini dulu ya guys, ntar gue lanjutin lagi kalo udah training atau latihan lagi di tahap advance / expert di RDC.. See you! ^^

Success With Hardwork, Pray and Grateful Everytime!
Wegi Randol
Open chat
1
Want to know Wegi Randol for details?
Please tap again on this send button whatsapp logo and let's talk together!